Mela reflek memeluk Reyno yang duduk di sampingnya ketika Dokter Raihan mengatakan jika Reyno seratus persen sudah bisa menjadi pendonor Aarick. Wanita itu tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya, tanpa sadar ia memeluk Reyno di depan Dokter Raihan. Reyno yang di peluk secara dadakan itu diam mematung dan membiarkan Mela, Ingin ia membalas pelukan Mela dan mengusap punggung wanita itu, namun Reyno sadar, jika mereka masih berada di ruangan Dokter Raihan. Mela mengusap matanya yang basah karena air mata, lalu ia mengurai pelukannya. “Terima kasih, Dokter,” ucap Mela ketika ia sudah kembali duduk seperti semula, menghadap Dokter Raihan. Dokter Raihan tersenyum, ia juga senang telah menemukan pendonor Aarick. “Aku akan menelepon Dokter Ramses di Singapura. Kita sekarang fokus pada

