Seperti yang sudah Ambu rencanakan, dia pun kembali pulang ke rumahnya saat jam sudah menunjuk angka sebelas lewat dua puluh enam menit. Ambu mengendap-endap ingin memergoki suaminya yang kata Dela mempunyai selingkuhan. Ambu membuka pintu perlahan, keadaan rumah sepi. Hatinya menjadi deg-degan takut apa yang Dela ceritakan benar-benar akan terbukti hari ini. Perasaannya sungguh tak karuan, satu sisi dia berharap bahwa apa yang Dela ceritakan adalah salah, jadi dia tak akan memergoki suaminya bersama dengan perempuan lain. Tapi di sisi lain, Ambu ingin kebenaran terungkap karena rasa cintanya pada Dela jauh lebih besar di atas apapun. Dia hanya ingin keadilan untuk anaknya. Hening begitu Ambu masuk ke dalam rumah. Dia menutup pintu lagi dengan sangat hati-hati, perlahan agar kedata

