siapa dia

2131 Kata
LaD - siapa dia. Pertarungan berakhir dan pihak goblin menjadi pemenang dari perebutan wilayah itu, dan tentu saja untuk kemenangan yang begitu tipis itu membuat mereka tidak tahu apakah mereka akan senang atau malah bersedih ketika melihat mereka yang gugur di Medan pertempuran, hanya tinggal beberapa saja yang tersisa di tempat itu, dan mereka pun terlihat terluka parah di sana. Erix hanya tersenyum kecil di tempatnya, melihat serangkaian hal yang terjadi benar-benar membuka matanya akan potensi yang ada di dunia ini. Sepertinya dunia ini tidak memiliki hukum dan hanya berpatok pada siapa yang terkuat, tidak heran jika mereka masih mengandalkan kekuatan untuk menentukan dan membuktikan siapa yang pantas untuk menguasai satu wilayah. Jika dipikir-pikir, kekuatan di dalam dirinya mungkin bisa menguasai satu wilayah, atau bahkan kota ini seutuhnya, tapi bagi Erix hal itu sama sekali tidak menarik untuk dirinya yang memiliki jiwa petualang yang tinggi. Kebebasan adalah hal mutlak yang dia inginkan sejak dulu, apalagi setelah dirinya terkukung selama masa hidupnya di dalam kamar dengan pengalaman dunia game yang bisa dia pelajari selama ini, menjadi top player dan dikenal di dunia Maya. Siapa sangka, pengalamannya bermain game selama ini malah membawanya ke dalam situasi yang begitu berpengaruh dengan segala hal yang ada di dalam game itu. Perhitungan, kekuatan dan pin skill serta status dalam permainan bisa menjadi penentu untuk dirinya bisa berkembang di dunia ini. Tinggal bagaimana dia menaikkan level yang ada pada dirinya saat ini. Karena bagaimanapun juga level sangat berpengaruh untuk kekuatan serta kemampuan bertarungnya. "Kemenangan sudah kita dapat, sekarang bantu mereka yang terluka dan segera kembali ke desa!" Teriak pemimpin goblin memberi perintah untuk para bawahan yang terlihat terluka di sana. Satu kesalahan yang mereka lakukan adalah, mereka malah meninggalkan mayat para rekan itu di sana tanpa ada yang peduli saat sama lain. Dan hal itu adalah sebuah keuntungan bagi Erix yang saat ini sangat membutuhkan informasi dan segala hal yang ada di dunia ini. Mereka para prajurit goblin dan para orge adalah sesuatu yang berharga di mata Erix. Tepat setelah para pasukan goblin berlaku, Erix segera melompat turun dan mendekat ke arah Medan pertempuran tadi. Dia tersenyum pelan melihat kekacauan yang terjadi di sana. Sungguh, siapa yang sangka jika goblin lemah itu bisa membalikkan keadaan dan memenangkan pertarungan ini. Erix melangkah untuk melihat tiap mayat yang ada di sana, walau ada rasa hihi ketika melihat darah yang mengalir di sana, tapi Erix harus berusaha untuk tetap tenang. "To... Tolong aku... To ...." Seorang orge terlihat masih hidup dan sekarat di sana, dan berusaha untuk mengulurkan tangannya agar mendapat pertolongan dari Erix, tapi tujuan pria itu bukanlah untuk menolong ataupun memberi bantuan kepada mereka. Yang Erix butuhkan adalah kemampuan serta experience points yang bisa membuatnya naik level hanya dengan melahap mereka menggunakan skill predator yang dia miliki. Tentu tidak sampai di sana saja, karena Erix juga ingin menelan serta mendapatkan ingatan dari berbagai makhluk di sana. Tepat setelah dia melahap naga di dalam gua itu, kemampuan predatornya semakin berkembang seiring kenaikan level yang terjadi, dan hal itu tentu saja begitu membantunya untuk mengumpulkan informasi dan mengumpulkan segala skill yang di miliki oleh para monster ini. "Maaf saja, gue bukanlah super Hero yang bisa menolong kalian, di sini gue cuma butuh ingatan dan exp dari kalian saja!" Kata Erix dengan seringai lebar di bibirnya. Perlahan dia mulai menekan mayat para goblin menggunakan skill predator miliknya, merubah menjadi energi dan melahapnya demi menaikan level kemampuan serta level kekuatannya. Satu demi satu ingatan dari sosok yang dia telan mulai tergambar jelas di kepalanya. Mulai dari bagaimana para ras goblin yang terdesak akan keadaan setelah naga penghancur menghilang dari dunia ini, dan mereka yang ketakutan jika mereka akan diperbudak, atau terlibat peperangan yang terjadi. Semua mampu dilihat secara seksama oleh Erix, setiap ingatan itu seolah tersalin dengan sempurna di kepalanya dan membuat dia sedikit paham akan pengaruh dari naga penghancur itu. Setelah menelan para goblin, dia berjalan menuju berusaha para orge di mana sosok yang memiliki kekuatan serta daya tahan yang luar biasa. Dia ingin menggunakan kekuatan fisik para orge untuk dirinya sendiri, dan skill kehancuran yang selalu dia dambakan di dalam dunia sebelumnya. Tidak sampai di sana. Sepertinya dia beruntung ketika dia bisa merubah wujudnya menjadi salah satu orge terkuat yang dia modifikasi dengan salah satu bentuk werwolf yang pernah dia lahap di dalam gua sebelumnya. Sebuah bentuk fisik dengan kekuatan yang luar biasa sudah dia dapatkan. Bahkan kekuatan sihir serta kekuatan fisik itu benar-benar dia rasakan, belum lagi beberapa skill yang dia miliki mulai berkembang dan mulai menumpuk di sana. "Kayaknya gue harus mulai nyusun ulang dan memodifikasi tiap skill yang udah gue dapet," ujar Erix yang kini duduk di atas sebuah batu. Notifikasi sistem yang sedari tadi muncul sama sekali tidak sempat dia baca, dia terlalu asik memikirkan beberapa skill yang mungkin berguna untuk dirinya. Lalu setelah membuka jendela statistik skill yang dia miliki, Erix mulai membedakan tiap jenis dan kemampuan skill, sesuatu yang mungkin saja bisa dia kombinasi menjadi sebuah skill combo yang luar biasa. Contohnya saja, skill black emperor yang dia gabung dengan skill lava Magna, menjadi satu skill yang sungguh luar biasa. Sebuah skill yang bisa menggabungkan serangan bayangan dengan serangan tembakan bila lava yang sungguh kuat. Dan ketika skill itu di gabungkan, maka dia mendapatkan sebuah skill di mana dia bisa menembak bola api hitam yang bisa melenyapkan apa saja yang dia lalui. Sistem : ada baru saja menciptakan perpaduan skill baru. Apakah anda ingin memberi nama skill tersebut? Yah inilah yang dia tunggu tunggu, sebuah skill andalan yang akan sangat membantu dirinya dalam pertarungan nanti. "Lava black emperor." Sistem : lava black emperor sudah ditentukan apakah anda ingin mendambakan ke dalam slot kemampuan? "Ya!" Sistem : skill di tambahkan ke dalam slot. Erix tersenyum puas ketika melihat slot skill-nya mulai bertambah, dan setelahnya dia mulai mencoba skill kombinasi yang lain. Tentu saja tiap percobaan maka akan ada sebuah kegagalan yang akan mendampinginya, dan bukan hanya sekali dia melakukan kegagalan. Tidak hanya sampai di sana, setiap dia mencoba menggabungkan skill kuat maka dia juga harus mengorbankan beberapa skill kecil yang dia miliki. Contohnya saja ketika dirinya ingin menciptakan skill ultimate dengan menggabungkan beberapa skill yang mempuni untuk hal itu. Dan sebagai gantinya Erix harus mengorbankan tiga skill agar bisa menciptakan skill ultimate yang dia butuhkan. Sistem : skill ultimate baru saja tercipta, anda adalah orang pertama yang berhasil menciptakan ultimate skill di Dumai ini. Apakah ada ingin memberi nama pada skill anda? Erix tercengang sejenak ketika melihat deskripsi tentang skill yang baru saja dia dapatkan. Sebuah hujan meteor kegelapan yang mampu melenyapkan satu kota hanya dengan satu skill saja. Sungguh bukankah ini kekuatan yang sungguh mengeringkan, dan butuh pengorbanan yang besar untuk menggunakan skill tersebut, seperti penggunaan mana yang benar-benar berlimpah, serta stamina yang bisa menguras kekuatan di dalam dirinya. "Skill yang berbahaya, mending gue simpen Sampek gue bener-bener siap." Gumang Erix pelan, dia tidak ingin memberinya nama skill itu, maka secara langsung nama skill ditentukan noleh sistem itu. Sistem : skill hujan meteor sudah tercipta, apakah anda ingin menambahkan ke dalam slot skill anda? "Tidak!" Sistem : skill akan di simpan secara otomatis ketika tidak ditambahkan ke dalam slot, ketika anda ingin menggunakan skill itu maka anda harus menambahkannya ke dalam slot suatu saat nanti. Memang adanya slot skill memudahkan Erix untuk menggunakan kemampuannya hanya dengan berpikir saja, tapi dia tidak ingin ketika dia dalam keadaan emosional dan tanpa sengaja membuat dirinya mengaktifkan skill itu tanpa sadar hingga menghancurkan sesuatu yang mungkin saja akan dia sesali nanti. Maka dari itu Erix memilih untuk menyimpan skill itu untuk keadaan yang mendesak nantinya. Stelah skill ultimate tercipta, Erix terdiam sejenak dan memeriksa lagi apakah ada skill yang berguna ketika untuk dirinya kelak. Lu ketika membaca satu skill yang berada di paling bawah membuat dia mengerut kening sejenak. "Skill ruang dan waktu?" Tanya dia pada dirinya sendiri. "Perasan gue nggak pernah dapet skill ginian deh. Dapet dari mana coba?" Dia menyentuh skill itu lalu melihat deskripsi di sana sejenak. Sistem : skill ruang dan waktu, memungkinkan anda untuk melakukan perpindahan satu tempat ke tempat yang lain sesuai yang anda inginkan. "Skill teleportasi?" Tanya Erix dengan mata berbinar. Sungguh apakah ini benar-benar hari keberuntungan dirinya? Ketika dia mendapat skill kuat di sana ternyata dia juga mendapatkan satu skill yang bisa membuatnya berpindah ke tempat yang dia inginkan. "Fix, ini sih cheat namanya!" Cheat adalah satu kecurangan yang sering dilakukan oleh player untuk menjadi kuat dengan cara instan. Dan hal ini dimiliki noleh Erix, entah karena dia beruntung atau memang ini sudah ditakdirkan untuk dirinya. Menjadi kuat setelah dilahirkan kembali atau hal ini malah menjadi ujian untuk dirinya sendiri. Mengedikkan bahunya acuh, Erix sama sekali tidak peduli, yang dia pikirkan saat ini hanyalah melihat dunia indah ini dengan segala ketentuan yang ada, lalu menepati perkataan yang pernah dia berikan kepada sang naga dan mencari siapa sosok raja iblis di sana. BOOM! Erix terkejut seketika ketika mendengar suara ledakan itu dari arah selatan hingga membuat sedikit guncangan tercipta di sana. Dia menoleh sebentar, lalu mengerutkan keningnya ketika melihat kepulan asap di yang membumbung ke udara. "Gila sih, itu tawuran lagi?" Gumang Erix yang bingung dengan keadaan ini. Hampir di semua tempat sepertinya tengah terjadi peperangan yang tak ada hentinya. "Bodo amat deh, nanti aja gue ke sono!" Setelah mengucapkan hal itu, Erix langsung menatap pada orge pemimpin yang memiliki tubuh luar biasa kuat, bahkan kekuatannya itu seolah meluap di sana, dia bisa melihat betapa hebatnya tubuh pemimpin orge dengan matanya. "Gila sih ini." Gumang Erix ketika dirinya berlutut untuk menyentuh lengan dan kaki tubuh orge itu. Merasakan kekuatan yang luar biasa dari monster yang baru saja kalah dengan para goblin tadi. "Padahal tubuhnya kuat, tapi tetep aja bodoh, kalah sama goblin." Dia merentangkan tangannya, lalu mencoba untuk menyerap tubuh pemimpin orge itu dengan skill predator yang dia miliki. Sistem : ada menyerap tubuh the king of orge. Mengidentifikasi skill dan energi yang bisa digunakan. Erix terdiam sejenak, selain memiliki skill yang hebat dia juga memiliki skill yang bisa pendeteksi dan sistem yang selalu membantu dirinya. Hal itu benar-benar sebuah keuntungan untuk dirinya. Sistem : mengidentifikasi selesai, anda mendapatkan skill power of man. Skill yang mampu memperkuat fisik dalam waktu tertentu. Skill shadow of darkness. Sebuah skill yang berkaitan dengan skill shadow of king. Di mana jika di kombinasikan maka akan menciptakan sebuah skill ultimate yang benar-benar kuat. Lalu energi dari tubuh kokoh dari the king of orge mampu menjadi bahan modifikasi untuk memperkuat tubuh fisik anda. Erix tertegun sejenak, entah berapa banyak skill yang akan dia dapatkan jika dirinya terus melakukan hal ini, mencuri dan terus menyerap dengan skill predator yang bahkan jika digunakan terus menerus skill itu akan ikut berkembang serta terus naik level lebih cepat, dan tentu saja hal itu benar-benar keuntungan bagi dirinya. "Gunakan energi king of orge untuk memodifikasi tubuh fisik." Sistem : proses akan di lakukan dan akan memakan beberapa menit. Apakah anda setuju? "Ya!" Sistem : izin disetujui, melakukan proses pembentukan ulang tubuh menggunakan energi king of orge, karena energi yang kuat, akan ada sedikit rasa sakit serta hilang kesadaran ketika proses terjadi. Erix memejamkan matanya, merasakan tiap energi yang mengalir kedalam tubuhnya dengan begitu pesat, dia juga bisa merasakan otot-otot di tubuhnya mau terbentuk dengan kekuatan serta daya tahan yang sangat luar biasa. Yah inilah yang dia butuhkan, kekuatan fisik yang meluap dengan kemampuan petarung yang singgung luar biasa. Dia akan menunjukkan di kehidupannya yang sekarang, betapa menyedihkannya dirinya dari pada kehidupan sebelumnya, di mana dia akan membalik keadaan, dari Erix yang terkurung di dalam rumah, menjadi Erix yang bebas menjelajahi seluruh tempat di dunia ini. Sistem : clear, proses telah selesai, pembentukan tubuh telah selesai, kekuatan sudah digabungkan dengan kemampuan fisik sebelumnya. Yah ... Inilah yang dia butuhkan. Perlahan Erix membuka matanya, melihat lengan lengan kokoh itu dengan kedua matanya, meresapi dan merasakan bagaimana kuatnya tubuh modifikasi itu. Hah. Dia menghembuskan napas lelah, lalu menoleh kearah keributan yang ada di sana. "Ok, saatnya uji coba kekuatan." Kata Erix dengan seringai kecil, dan setelahnya. "Teleportasi!" Tak sampai kedipan mata, dia sudah sampai di antara kepulauan asap yang dia lihat tadi. Dan seperti biasa, Erix tidak mau terlalu ikut campur dalam pertempuran ini, dia hanya memilih untuk diam di sisi pepohonan dan melihat pertarungan yang benar-benar mengerikan di mana ada terdapat dua ras yang berbeda berkumpul dan bertarung dengan brutal di bawah sana. "Tunggu!" Seketika Erix terkejut ketika melihat sosok yang ada di bawah sana. Ingatannya mulai memutar kejadian yang dimiliki oleh sang naga. Dia menajamkan penglihatannya dan menemukan satu orang dengan topeng di wajahnya tengah be diri tak jauh dari pertarungan itu sendiri. Pun sebaliknya sosok itu juga menatap kehadirannya, lalu menyeringai dan setelahnya dia menghilangkan dari sana. "Siapa dia sebenarnya!" Desis Erix pelan. Dia benar-benar penasaran pada sosok itu, sosok yang memiliki aura begitu mengerikan hingga membuat dia sedikit gemetar walau hanya menatapnya saja.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN