"Hati-hati Jatuh Cinta"

211 Kata
Tuan hitam manis yang berteman dengan nada Untuk mu ku tuliskan rentetan kata tak berirama Sungguh tak berharap kau membacanya Namun jika kau punya waktu maka tak apa Ini ku rangkai dengan hati-hati Berharap kau mau membalas dengan hati Tapi tak apa kalau pun kau tak peduli Aku akan belajar menerima situasi Untuk tuan berkulit gelap yang ku sebut eboni Tuan unik sekali, bisa-bisanya membuat puan jatuh hati Tapi tuan begitu misterius, berjalan dingin bak tak punya rasa sama sekali Padahal saya setengah mati mengendalikan diri Ah tuan... Tak sadarkah kau bahwa indah mu menundukkan bunga melati? Paras mu membuat daun gugur berbaris rapi menyambut mu? Bahkan riak ombak segan menampakkan diri dan sinar mentari malu-malu menyinari bumi Seolah semesta mengatakan mutlak atas indahnya parasmu. Ah tuan... Sulit sekali untuk ku menggenggam mu Meski tak jauh dari pelupuk mata, kau tetap tak tergapai Ah tuan... "Hati-hati jatuh cinta" kata ku pada diri sendiri Tapi tak bisa tuan, kau begitu indah lalu bagaimana aku tak jatuh cinta? Tuan hitam manis... Terima kasih untuk tenang mu yang mendebarkan jantungku Terima kasih sudah menjadi diri sendiri dengan segala keindahan mu Terima kasih telah ada dan membuatku jatuh cinta Oh ya maaf tuan, jika nanti setelah ini aku tak lagi hati-hati untuk jatuh cinta padamu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN