Bab 116. Hai, Reyna

1472 Kata

Sudah satu minggu ini Dewa rutin bertemu Quinza di sekolah secara diam-diam, khususnya di waktu istirahat sekolah. Kadang mereka berdua mengabiskan waktu beberapa menit di ruang kerja Felisha, kadang di kantin, atau di tempat bermain dan perpustakaan. Quinza tentu saja semangat saat Dewa datang dan memperhatikannya, dan dia benar-benar memanfaatkan momen kebersamaan dengan papanya tanpa menyinggung mamanya. Sejak bertemu Quinza, Dewa merasa hidup kembali, semangat bekerja dan ide-ide untuk meningkatkan performa perusahaan muncul begitu saja. Semangat Dewa disambut baik orang-orang yang bekerja di perusahaannya, mereka menganggap Dewa seolah sudah kembali seutuhnya. “Aku akan menginap di rumah malam ini, Ma,” ujar Dewa melalui telepon genggamnya. Dia berencana akan menceritakan tentang Re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN