Bab 149. Keseruan Berdua

1054 Kata

Mendengar pertanyaan Felisha barusan, Sander mengulum senyumnya, mengerti kehidupan Felisha yang setiap harinya yang terjadwal dengan tertib. Sepertinya Felisha menyadari sikapnya yang mungkin terlampau resmi, membuat suaminya bingung menanggapi pertanyaannya. “Ok, aku … ikut saja,” ujarnya. “Tentu saja kita bercinta dulu, melepas kerinduan, melepas emosi kamu yang terpendam, cemburu dengan Reyna misalnya.” “Ih, Sander. Katanya udah nggak mau bahas soal itu.” “Iya, ‘kan misalnya.” “Cari contoh yang lain.” “Oke, misalnya kamu menghadapi pekerjaan yang menumpuk, bawahan yang menyebalkan, lalu atasan kamu yang tidak bisa diajak kompromi—“ “Iya, Sander. Itu contoh yang sangat sesuai. Aku bisa bayangkan emosiku yang lepas nanti saat bercinta denganmu.” “Hm … apa yang ingin kamu lakukan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN