Bab 153. Malam Syahdu

1378 Kata

Patrick menghentikan langkahnya, dan berseru ke perempuan itu bahwa dia sedang berbicara dengan seseorang. “Reyna, mahasiswi Indonesia di Leeds? Ya, aku mengenalnya,” ucap Patrick yang kembali beralih ke Sander. Sander mengangguk, “Dan aku adalah sahabat Dewangga.” “Oh. Oke.” Patrick menoleh ke kerumunan sejenak, berjalan ke tempat yang agak sepi dan Sander mengikutinya. “Aku dengar mereka menikah?” tanya Patrick saat merasa aman. “Ya, dan istriku ini adalah sepupu Dewangga.” Patrick terperangah hebat dan mengangguk-angguk. “Maaf, aku nggak menyangka bisa bertemu denganmu di sini, dan aku tahu kamu dulu pernah dekat dengan Anggi,” ujar Sander yang akhirnya menyinggung Anggi. Patrick berdecak kecil, “Tahun lalu dia menghubungiku meminta tolong kepadaku sejumlah uang, dia terjerat hu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN