Flashback (7)

800 Kata

"Om Jae, besok lusa papah mau ke Hwayang, mamah juga ikut," ucap Tan sembari memotong martabak telor buatannya sendiri yang ia bawa sebagai bekal. "Mau apa?" "Nggak tau, disuruh sama kantornya papah, bilangnya sih biar pangkat papah naik, tapi nyatanya waktu tahun kemaren juga nggak naik," curhat Tan pada Jaehwan sembari menyuapi Jaehwan bekal makan siangnya yang baru ia makan di sore hari. "Tak apa, kan mamah dan papahmu jadi bisa jalan-jalan ke Hwayang, iya kan?" "Jalan-jalan apanya, om? Biaya buat kesana kan nggak murah, kita sampai makan mi instan terus selama dua minggu gara-gara uangnya habis buat naik bis ke Hwayang." Jaehwan meringis, ia lupa bahwa kehidupan kekasihnya ini tak bergelimang harta seperti dirinya. "Papah bisa menyetir kan?" Tan mengernyit mendengar pertanyaan J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN