"Sayang, sudah pagi, ayo bangun." Jaehwan mengelus rambut Lee Tan dengan lembut. "Lima menit lagi, ma." Tan hanya melenguh dan merenggangkan tubuhnya. "Ini aku, sayang." "Siapa?" jawab Tan dengan suara parau. "Kekasihmu." "Kekasihku?" Mata Tan membelalak ketika ia sadar akan sesuatu. Ia tak pernah memakai bra saat tertidur dan ia ingat bahwa semalam udara terasa panas, ia telah menendang selimutnya hingga terjatuh ke lantai. Tan segera mengambil bantal guling untuk menutupi dadanya. Jaehwan terkekeh melihat tingkah gadisnya ini. "Aku sudah melihatnya." ucap Jaehwan. Tan bangun dan memukul tubuh Jaehwan menggunakan bantal gulingnya berulang kali. "Dasar Om Jae m***m!" Jaehwan malah tertawa. "H-hei, maaf maaf, jangan seperti ini, milikmu bergoyang, milikku jadi menegang." Tan

