Marvi mendesah dalam sembari menatap kosong selembaran kertas yang berada di atas meja kerjanya. Sudah satu jam lamanya ia hanya duduk termenung di ruangan, ingin sekali dirinya pulang, namun Marvi juga tidak bisa jika harus melihat raut wajah sedih Minzy. Ya, bukan hari ini saja ia menunda waktu pulang. Sudah 2 tahun berlalu, permasalahan Louise sudah selesai, pria itu menjalani masa tahanan juga pengobatan mental di dalam penjara. Dan Meysha memutuskan untuk bekerja di luar negeri karena ingin melupakan masa lalunya di belakang. Namun satu hal, Minzy tak kunjung juga mengandung. Padahal mereka sudah berusaha semaksimal mungkin. Drrt ... Drrt ... Ponselnya menyala, sebuah pesan masuk dari istri tercinta yang akhir-akhir ini sering melamun dan berbicara melantur. From: Mine? Kalau k

