Saat Malika merasakan sentuhan suaminya, mustahil dia bisa mengabaikan kenyamanan itu. Meski Nazmi berusaha untuk tidak jatuh cinta, tetapi pria itu malah semakin lekat dengannya. Keesokan paginya, ketika Omanya bangun dan tidak melihat cucu cantiknya di dapur, si opa pun meminta istrinya untuk tidak membangunkan wanita itu. "Ada apa?" bidiknya pada sang suami. "Mereka pengantin baru, jangan diganggu." "Tapi ini sudah pagi, mereka kenapa belum bangun?” "Sudah, mereka sudah bangun, tapi masih berbincang di kamar. Sarapan pagi ini jangan khawatir, biar aku yang belikan di warung Bu Karsih, kau tunggulah di kamar, biarkan mereka leluasa bergerak." "Mas pasti memberikan ramuan itu ya?" Opa tersenyum dan mengangguk. Si istri geleng-geleng kepala dan kembali ke kamarnya. Tidak mau menggan

