Bruk “Angela!” Mendengar itu, ia menengadahkan kepalanya dan tatapannya yang sudah mulai berkabut dapat melihat samar-samar sosok tampan yang terlihat begitu khawatir menghampirinya. “Re-regan…” Angela kehilangan kesadarannya dan saat itu juga Regan menahan kepala Angela supaya tidak sampai terjatuh membentur lantai. Dengan sigap, Regan mengangkat tubuh Angela ala bridal. Ia berjalan cepat keluar dari ruangan. Banyak tatapan tertuju kepada mereka berdua selama perjalanan Regan menuju keluar kantor. Regan mengabaikan semua tatapan dari para karyawannya, dan focus pada Angela yang kini kehilangan kesadarannya. *** “Eummm…” Angela membuka matanya perlahan dan pertama kali yang mampu ia lihat

