Dan di sinilah sekarang, Angela berjalan memasuki sebuah café. Ia ingin tau apa yang di inginkan Janeeta sebenarnya. Seorang waiters menyapa di depan pintu masuk. Ia mempersilahkan Angela dan mengantarnya menuju lantai 2 dimana Janeeta berada. Angela melihat Janeet sudah duduk dengan angkuh di salah satu kursi yang berada dekat dengan tangga. “Terima kasih,” ucap Angela pada waiters yang telah mengantarnya tadi. Waiters itu pun berlalu pergi meninggalkan Angela. “Nona Janeeta,” seru Angela membuat Janeet menoleh ke arahnya dengan melepaskan kacamata hitam yang sebelumnya ia gunakan. “Duduklah,” perintahnya dengan nada angkuh. Angela pun mengambil duduk di hadapan Janeeta.

