“Jika dulu aku pernah begitu menjadi pengecut, akankah aku mengulangi kesalahan yang sama kini? Atau apakah aku punya kesempatan untuk sekedar memperbaiki semuanya?” ~Jagaswara Syailendra. *** Jagas menyudahi sesi pertemuannya dengan Naufal beberapa puluh menit kemudian. Rasanya (sedikit) lega setelah ia menceritakan apa yang ia rasakan, bahkan tanpa ditutup-tutupi. Naufal berhasil membuatnya terlelap untuk beberapa menit, dan lelaki itu sukses membuat Jagas berbicara panjang lebar dengan mata tertutup. Mengeluarkan semua apa yang ia rasakan, Jagas mengakui pada sepupunya itu bahwa dia merasa ada lubang menganga di dalam hatinya kini. Tepat setelah kepergian Claudya dan perpisahannya dengan perempuan itu, tepat ketika perempuan itu tidak lagi berada di sisinya. Naufal meminjamkan teli

