Chapter 26 - What A Destiny

972 Kata

“Akankah aku kembali jatuh jika aku menganggukkan kepala? Atau aku hanya perlu menepis semua yang ada?” ~Claudya Leffan. *** Claudya tidak mampu menjawab. Genderang yang bertabuh di dalam hatinya terasa begitu kencang terdengar, hingga ia khawatir Jagas akan membaca perasaannya meski hanya lewat tatapan mata. Perkataan Jagas yang terakhir kali tadi terdengar begitu meyakinkan, dengan secercah harapan yang muncul seketika di hati Claudya. ‘Apakah aku mampu memberikannya satu lagi kesempatan? Apakah dia datang hanya untuk menebus kesalahannya atau memang dia benar-benar membutuhkan aku berada di sisinya?’ Batin perempuan itu bergejolak hebat. Bayang-bayang akan lirihan Jagas untuk nama wanita lain masih terus ia ingat hingga detik ini, dan dia tidak yakin dia akan mampu menggantikan so

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN