"Pfft!" Ia sudah tak bisa menahan lagi. Tawanya meledak melihat sosok gadis amburadul yang tengah duduk bersender di sofa. Gadis dengan mata sayu dan lingkar mata menghitam itu tampak menyedihkan di pagi yang cerah. "Kayaknya tadi malem tidur lo nyenyak banget, ya?" ejek Gezra di sela tawanya. Zevia mendengus kesal. Ia bangkit dari sofa dan masuk ke dalam kamar. "Gue nggak bisa tidur, Dasar Kutu Kupret! Nyamuknya lebih ganas dari lo! Pokoknya jangan ganggu gue! Gue mau tidur di kamar!" BRAK Zevia menbanting pintu kamar. Membuat tawa Gezra makin meledak. Entah mengapa pemandangan 'Zevia menderita' adalah pemandangan yang lucu untuknya. Terkesan ... menghibur dan menggemaskan. "Puasin tidurnya, gue udah bikinin sandwich buat sarapan." Suara itu makin menghilang terdengar. Ia rasa Gezra

