Di luar ruangan terdengar gaduh, beberapa satpam lari tergopoh gopoh mengikuti jejak gadis yang sudah terlebih dahulu melesat bak makhluk asrtal. Dia menyeret dua satpam yang sedang berjaga di depan gerbang kantor Alexia untuk membawa semua barang barang yang dia boyong dari rumah, dengan keadaan kuwalahan kedua satpam itu hanya menuruti permintaan Jenna pasrah. Jenna berlari cepat, di dalam lift dia tidak bisa diam sama sekali. Dia kadang mengomel namun kadang juga sangat excited ingin segera bertemu dengan Alexia. Setelah pintu lift terbuka Jenna langsung menancap gas lagi berlari menuju ruang kerja Xia, mengagetkan Windi karena pintu dibuka kasar seperti adegan pendobrakan. "Hi Windi." meskipun buru buru dia tetap menyapa Windi seperti biasaya. Dua satpam yang tadi di geretnya menu

