Pagi ini Alexia ikut sarapan bersama, tadi malam dia kelaparan membuat hari ini dia terpaksa harus ikut makan bersama mereka. Tidak ada yang berubah, namun pagi ini rasanya lebih kosong. Gema tidak memberinya senyum, Leon sama sekali tidak menyapanya. Galen juga hanya diam saja. Alexia tidak perduli, bukankah seperti ini lebih baik? Selesai makan Alexia meminum sisa obatnya dan juga vitamin yang di berikan Niko tadi malam, beres dengan segala persiapan Alexia langsung berdiri dari kursinya dan berjalan keluar tanpa pamit. Galen menoleh menatap punggung Xia yang sudah hilang di telan daun pintu. Sebenarnya Galen ingin sekali mengajak Alexia berbincang, namun entah kenapa bibirnya mengatup rapat. Tak lama Galen juga selesai dengan sarapannya, dia berpamitan pada ibunya juga Leon. Har

