Alexia menopang dagu, Ia memilih diam. Gadis pendek yang memakai baju serba baby pink itu terus menerus menyedot ice coffe yang Ia pesan sespampainya di cafe. Buang buang waktu. Begitu kata Xia saat gadis cebol itu minta bertemu, tapi kenyataanya dengan kondisi kaki pincang sekalipun Alexia tetap datang menuruti permintaan Jenna. Agak emosi, tapi masih bisa di tahan. Saat di telepon, Jenna berkata ada hal penting yang harus Ia sampaikan pada Alexia. Tapi begitu sampai dan Alexia tanyai apa hal pentingnya, Ia hanya menjawab "Aku rindu". Alexia ingin memukul Jenna, tapi Ia takut terkena pelanggaran kekerasan terhadap anak di bawah umur. Maklum, meskipun hanya berbeda satu tahun dengan Alexia, Jenna cenderung terlihat seperti bocah SD. Kata Jenna, itu adalah kelebihannya sebagai wanita. W

