Daniel dan Niko

1302 Kata

Benar saja, sore ini Alexia mendadak tidak berhenti bersin dan juga hidungnya tampak merah, matanya sedikit berair. Suara terdengar begitu serak. "Harusnya Nona mendengarkan saran saya" ucap Daniel melirik sang Nona.  Daniel membawakan semangkuk sup panas untuk Alexia. Merasa tidak bersalah, Alexia hanya diam. Dia terus mengusap hidungnya yang mulai kemerah-merahan. Daniel mendudukan dirinya di samping ranjang Alexia, melempar senyum hangat pada sang Nona. "Butuh bantuan Nona?" tanya Daniel memastikan, pasalnya sang Nona terlihat begitu lemas.  "Aku bisa melakukannya sendiri" jawab Alexia cepat. Daniel hanya mengangguk tanda mengerti. Alexia berusaha bangkit dari ranjang dengan tubuh lemas, dia kemudian menyenderkan tubuhnya di kepala ranjang. Daniel dengan cekatan mulai menyuapi sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN