Bab 14: Interogasi

1894 Kata

“Jadi, kamu sudah bilang setuju sama Pak Keenan?” Achiera mengangguk. “Bukannya kamu bilang nunggu sampai batas waktu yang ditentukan? Apa kamu menjilat ludah sendiri?” “Bukannya gitu, Mel. Pak Keenan enggak punya banyak waktu. Neneknya sudah mendesak banget. Jadi, dia minta jawaban lebih cepat.” “Ya, tapi enggak harus secepat itu juga kamu setuju, kan? Siapa yang katanya mau jaga harga diri kemarin?” sindir Melly. Achiera tersenyum. Mungkin seharusnya memang mempertimbangkan hal ini baik-baik dulu sebelum menjawab. Achiera tidak tahu kenapa tadi langsung menyetujui permintaan Keenan. Dia hanya merasa lega karena pria itu mau menerima syarat untuk merahasiakan hubungan mereka setelah menikah. Lalu, tanpa sengaja masuk dalam jebakan Keenan. Mau bagaimana lagi? Setiap kata yang keluar da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN