99. Gagal Move On

2207 Kata

Sinta POV. Urusan Noni dengan segala hal yang berhubungan dengan Nino, akhirnya kami anggap selesai dengan kembalinya Kendi, Omen dan Roland dari Bandung. Aku dan Karin yang mencecar mereka bertiga untuk cerita apa Noni bisa mengerti gimana kondisi Nino di Amrik sana. “Kayanya ngerti sih, dan akan anteng gara gara piano. Hidup Noni itu selain Nino, kita ya piano sama nyanyi” jawab Kendi di angguki Omen. “Tetap gak ada Nino” keluhku. “Ngapa elo yang tetap baper, Noni aja mulai tenang. Sebenarnya elo anggap pujangga pacar elo bukan sih?, segitu kita gak pernah perduli kalo elo berduaan di kamar” omel Roland. Rengga yang tertawa sementara aku cemberut. “Bukan baper, cuma khawatir Curut. Elo kaya gak tau perawan jendral aja. Jangankan Noni yang dia kenal akrab, pengemis di jalanan sampai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN