Happy reading.. * * * Sejak tadi, Dave uring-uringan karena belum mendapat kabar dari sang istri. Kekesalannya bertambah karena tak satu pun panggilan telfonnya di jawab oleh Ayla. Farel yang baru saja masuk ke dalam ruangan Dave. Ikut menjadi pusing melihat sahabatnya itu. Terlihat tenang menulis dan membaca rekam medis pasien. Namun sedari tadi bolak balik memeriksa ponselnya. “Sekarang sudah jam berapa, Rel?” Tanya Dave sambil memijit keningnya yang mulai terasa nyeri. “Jam empat sore.” Jawab Farel tenang. “Sudah 3 jam dia pergi dan tidak menghubungiku sama sekali.” Dave merasa risau. “Aku tidak bisa duduk di sini aja. Aku harus menyusulnya. Siapa tau ada sesuatu terjadi padanya. Dan Sarah lupa menghubungiku.” Pria itu bangkit dari kursinya. “Kau mau ke mana?” Farel mengerutkan

