Panas Membara

1485 Kata

Happy reading all.. * * * Kedua mata Agus mengelap. Dia menatap Lidia yang sama menginginkannya. Lalu mata pria itu turun pada bibir yang sedikit terbuka. Membuat hasratnya kian naik ke puncak. Namun ia tak ingin terburu-buru untuk menikmati tubuh wanita ini. Baru saja ia ingin kembali mencumbu bibir merah Lidia. Tiba-tiba pintu ruangan miliknya di ketuk berulang kali. Anak buah pria bertato itu terus-menerus memanggilnya namanya. Seakan ada hal yang sangat mendesak. Mengharuskan Agus untuk segera keluar menemuinya. “s**t!!” Makinya Menghela nafas kasar. Pria itu pun melangkah membuka pintu dan segera menutupnya kembali. Agar para anak buahnya tak masuk ke dalamnya dan melihat Lidia yang separuh tak berbusana itu. “Ada apa?!” Bentak Agus yang sudah berada di luar. “I.. Itu, Bos. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN