Happy reading all.. * * “Yakin baik-baik aja? Perutmu gimana? Nyeri?” Tanya Dave lagi dan lagi. Khawatir dengan keadaan Ayla. Terlebih sejak pulang tadi, istrinya itu tak banyak bicara. Hanya diam berbaring di atas ranjang. “Aku baik-baik aja, Mas. Aku hanya ingin istirahat.” “Tapi wajah kamu pucat, Ay.” “Aku hanya kelelahan aja, Mas. Hanya butuh tidur aja.” “Yah udah kalau begitu, tidurlah. Kalau kamu tiba-tiba menginginkan sesuatu. Aku ada di ruang kerja.” Ucap Dave mengecup pelan kening sang istri. Menarik selimut dan menutupi tubuh wanitanya. Setelahnya, melangkah keluar kamar menuju ruang kerjanya berada. Keesokkan harinya.. “Tekanan darahmu rendah. Detak jantung bayimu juga lemah.” Jelas Haris. “Seharusnya, izin aja nggak masuk kerja.” “Izin terus. Mentang-mentang rumah sa

