Jangan lupa untuk selalu memberikan : LIKE, VOTE, KOMEN, TAP LOVE agar cerita ini masuk di pustaka kalian. Makacih semua.. My lovely Readers.. Happy reading.. * * * Ayla mengerang saat satu tangan sang suami mencubit puncak gunungan kembar miliknya. Meremasnya lembut dan terus seperti itu. “Apa kau merindukan aku?” Tanya Dave menyeringai. Suaranya terdengar begitu seksi, serak menahan hasrat panas di dalam diri yang mulai bangkit. Pun dengan sang wanita, juga merasakan hal yang sama. ‘Sial! Aku tak bisa menolak ini.’ Batin Ayla. Sembari menggigit pelan bibir bawahnya. “Baiklah.. Baiklah.. Kenapa Mas pulang cepat?” Wanita itu menahan gairah. Mencoba melepaskan diri dari dekapan suaminya. “Oke, aku benar-benar sangat merindukan mu.” Lirih Ayla pelan menangkap tangan suaminya. Meng

