Happy reading.. * * * ‘Berani sekali dia tersenyum seperti itu tanpa merasa bersalah sama sekali.' Gumam Dave dalam hati. Tatapan mata Dave terhunus tajam pada sang istri. Namun sepertinya Ayla merasa enggan menatap ke arahnya. Hingga tak dapat melihat tatapan mematikan darinya itu. “Ay.. Bukankah itu, Dokter Dave?” Sarah melayangkan senyumannya pada Dave. Walau ia sadar suami sahabatnya itu tak akan membalasnya. Ayla menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Tubuhnya mulai menunjukkan reaksi gugup saat matanya tanpa sadar melihat tatapan tajam dari sang suami. “Sepertinya ketiga orang itu terus menatap padamu sejak tadi, Ayla.” Ucap Haris sambil membalas tatapan Dave, Farel dan Elina. Perlahan mengangguk pelan, sebagai tanda menghormati Dokter Seniornya. “Benar, Yang.. Mereka seja

