Ellion menatapi kertas itu datar "Wali?" sahutnya. Dia pun mengangguk dan meraihnya "Terima kasih pak" jawabnya lalu segera masuk ke rumahnya. Guru Oman masih tidak percaya dengan situasi ini. Namun dia mempercayakan putusannya pada Ellion, karena ini adalah kehidupannya. "Sebenarnya apa yang Ellion rencanakan? Dia mau pergi ke mana?" tanya nya dengan suara lirih. Dia segera pulang dan menaiki motornya, lalu ibu ibu yang sempat dia temui beberapa hari yang lalu kembali berpapasan dengannya. Membuat Guru Oman segera menghentikan langkahnya. "Eh pak wali kelas ya?" sapa si ibu dengan senyuman yang merekah. "Iya bu, apa kabar?" Ibu itu mengangguk angguk sembari menatap ke arah rumahnya Ellion. "Kabar baik pak, ngomong ngomong kenapa bapak nganterin Ellion lagi? dia keliatan terluka juga

