Orang orang pun yang ada di sekitar mereka ikut terkejut, Liam menggas motornya dengan kecepatan penuh setelah tahu jalur mana yang akan dia lalui. Kylie di belakangnya masih memegangi erat tubuh Liam. "Dia? kenapa selalu dia yang ada buat aku? di saat apa pun?" gerutunya dalam hati. Beberapa menit di perjalanan akhirnya mereka pun sampai, Liam dan Kylie segera masuk ke area sekolahan dan menuju ke ruang kepsek. Di mana di saat yang bersamaan pun di ruangan Kepsek juga ada tamu yang merupakan ibu dari Angella. Pintu kepsek terbuka, Liam dan Kylie terlihat tersenyum canggung pada pak kepala sekolah yang duduk berhadapan dengannya. "Selamat siang? benar ini ruangannya pak kepsek?" sahut Kylie. Beliau langsung mengangguk dengan wajah datar "Ya, walinya Melody ya?" tanyanya. "Duh, aku pun

