Akhirnya antara papa Gladis dan Dika mulai bermain catur sampai beberapa kali. Mbak Tutik sedari tadi sampai beberapa kali membuatkan minuman kopi hitam yang panas kepada kedua laki-laki yang beda usia dan beda generasi tersebut. Sedangkan Gladis sudah tertidur sangat lelap di kursi sofa di ruangan itu. Mama Gladis? Dia masih bertahan duduk menemani suami nya disana. Namun mama Gladis duduk di sana dengan kesibukannya di depan laptop. Sampai tengah malam, akhirnya Dika pamit pulang. Sebelum benar-benar pulang, Dika melihat ke arah Gladis yang masih tidur di sofa. Dika rasanya ingin menggendong dan mengangkat nya pindah ke ranjang kamar Gladis. Namun dia tidak cukup keberanian untuk melakukan itu karena ada orang tua Gladis yang masih di situ. Lagi-lagi mama Gladis menatap wajah Dika yang

