Perasaan Adam

1008 Kata

Daffa menyisir lembut rambut Sifa, sesekali ia memandang wajah istrinya dari balik cermin. "Lain kali jangan biarkan pria lain menyisir rambutmu seperti ini.."Ujar Daffa. Sifa mengernyitkan dahinya, "Maksudnya?" "Kemarin aku melihat dokter Kim menyisir rambutmu,aku yakin itu bukan bagian dari terapimu."Ucap Daffa sedikit sinis. Sifa memutar bola matanya, "Kamu masih saja cemburuan yah." "Jelas,apa lagi aku sudah tahu 3 pria itu begitu over protektif padamu,ck aku suamimu,aku yang berhak atas semua yang ada padamu." Sifa menghela nafasnya lalu mengusap tangan Daffa dan menuntunnya untuk duduk di kursi rias di depannya. "Mereka hanya menganggapku adik sayang." Sifa berusaha meredakan rasa cemburu suaminya dengan memanggil sayang pada Daffa dengan lembut. "Iya aku tahu,tapi mereka sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN