Kapan Sadar

1008 Kata

Hari ini Daffa memutuskan untuk tidak berangkat ke kantor,semangatnya hilang. Ia memilih untuk di rumah saja menghabiskan waktu bersama putranya. "Pa..dengar,sekarang Raffa udah bisa ngomong errrrrr..."Ujar Raffa bangga pada dirinya sendiri. Saat ini Daffa sedang menemani Raffa main di gazebo samping kolam renang. Mendapati papanya yang tak merespon Raffa bangkit dan mendekati papanya lalu menepuk pundak Daffa.."Papaaaa...." "Eh..iya sayang.." Daffa yang melamun tersadar,dari tadi ia tak memperhatikan putranya berceloteh. "Papa..dengarrr,Rafffaaa udah bisa ngomong errrrrr..."Ulang Raffa dengan bangganya sampai ia bertolak pinggang. "Ya..jagoan papa hebat,berarti sudah besar..." "Hemm..Raffa memang udah besar..udah bisa jadi abang,ya pa ya.." Daffa tersenyum kecut mendengar apa yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN