Sebenarnya, Sarmila masih shock dengan wine yang hampir saja diminumnya. Namun, matanya melihat bagaimana Angelo sendiri meminumnya dengan santai. Ah dia lupa, dia kan orang kuno ditambah dengan peraturan agama yang membuatnya tak berani menyentuh minuman berwarna merah itu. Dan pramusaji kembali menyajikan Welcome Bread. Beberapa jenis roti hangat yang baru dipanggang yang terdiri dari Ciabatta, Roti Gandum, Baguette mini, dan 2 potong roti Sourdough disajikan dengan mentega dingin dan minyak zaitun. “Cobalah Ciabatta,” usul Angelo sambil menyodorkan sepotong roti Ciabatta di piring Sarmila. Segera saja gadis itu melahap potongan kecilnya. Ciabatta sangat lembut sehingga membuat gadis itu merasa seperti sedang makan roti cina. Croissant-nya crunchy di luar dan lembut di dalam. Dicelup

