Ayo Pacaran

1531 Kata

Sarmila hanya bisa megap-megap. Mulutnya terbuka mencari apa kata yang tepat tapi tak bisa ketemu sama sekali. Mengesalkan! Yang ada di sana malah dirinya yang malu dengan pembahasan Angelo yang terang-terangan. “Eng--enggak! Enggak ada!” kilahnya cepat, tapi Angelo adalah orang yang bisa menilai seseorang dengan cepat, mengingat jam terbangnya dalam dunia bisnis. Dia senang, senang saat tahu kalau Sarmila memikirkan hal itu. Artinya … dia bisa memaksakan dirinya lagi untuk masuk dan bertahta di hati wanita itu. Gadis itu semakin membuka matanya lebar-lebar, mengawasi ekspresi wajah Angelo yang tak nampak biasa. “Apaan?! Jangan ngeres otaknya!” sentaknya semakin waspada. Angelo menyeringai, “ah, apa? Memangnya aku berpikir apa? Jangan-jangan ….” Dia menggantungkan kalimatnya, semakin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN