Tubuh Cristal menggeliat ia, merasa seperti ada lengan kekar yang menimpa perutnya memeluk posesif, Perlahan tapi pasti kelopak matanya terbuka dan mengerjap beberapa kali. Benar saja ada Samudra yang kini tengah memperhatikan tiap gerak-geriknya dengan tertidur miring di sampingnya menyangga kepala dengan senyuman yang sayangnya terlihat manis dan tampan di pagi ini, entah efek sinar lampu yang remang atau memang mata Cristal yang sedang bermasalah hingga terlihat sepesial dan semakin berkarisma. ''Pagi,'' sapa Samudra lembut, seraya menyampirkan anak rambut kebelakang telinga. ''Dari kapan bangun? Kok gak bangunin, aku,'' ucap Cristal terperanjat kaget sambil membenarkan letak selimut yang tersingkap hingga bagian dadaa dan menarik ke atas untuk menutupi. ''Jam berapa sekarang? Kais

