"Ayo, Pak segera ikut saya, Untuk melakukan pemeriksaan. Setelah itu baru bisa menjalani transfusi darah,'' ucap Suster yang diikuti oleh Samudra di belakangnya. Sebenarnya Cristal ingin bertanya sesuatu tapi Gunawan, mencegah menggelengkan kepala karena proses kesembuhan Kaisar lebih penting dari apapun di dunia ini, nyawa yang menjadi taruhannya. ''Apa dia Papa dari Kaisar?'' tanya Gunawan penasaran, pasalnya sampai detik ini ia belum pernah bertemu dengan Samudra sama sekali. Tapi melihat kemiripan wajahnya tebakannya pasti benar, karena wajahnya benar-benar mirip bagi benang dibelah kapak. Cristal mengangguk mengiyakan. Kini sinar mata Gunawan memancarkan aura kemarahan juga kekecewaan, karena telah membuat putri semata wayangnya selama ini menderita dan sering meneteskan air mata.

