Episode 20

1642 Kata

Siang ini cuaca terasa terik, Samudra kini masih berada di rumah Cristal rasanya tak ingin pulang bahkan beberapa panggilan telepon ia abaikan. Malah dengan santainya asyik menjadi kaum rebahan, mengunakan bantal sebagai penutup kepala agar tidak ada yang mengganggu. Menjadikan sakitnya sebagai alasan untuk tetap bertahan. Meski beberapa kali Cristal sudah menyuruhnya pergi, bukan Samudra namanya kalau tidak pandai bersilat lidah. Hingga Cristal menyerah, tau sendiri bagaimana keras kepalanya seorang Samudra Rahardian. ''Mau ke mana? Ini kan hari sabtu?'' tanya Samudra yang melihat Cristal sudah rapih seperti bersiap akan pergi. Samudra terus memperhatikan gerak-gerik Cristal, sambil menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang melipat tangan di belakang kepala, matanya awas menatap Crista

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN