''Hai, anak Papa udah bangun,'' sapa Samudra duduk di tepi ranjang. ''Papa kemana aja, kenapa balu datang?'' ''Maafin, Papa, ya. Papa janji gak bakal pergi lagi. Cepat sembuh, sayang,'' ucap Samudra mencium kening Kaisar. ''Papa punya sesuatu buat Kai, mau?'' ''Mau, Pa, mau ....'' jawab Kaisar bersemangat. Samudra meraih paparbag yang berada di nakas mengeluarkan buku gambar, mobil-mobilan dan buku cerita. ''Wah banyak banget, Kai mau gambar sama dibacakan dongeng juga,'' ucapnya antusias. Cristal tersenyum simpul melihat kedekatan keduanya, meski dalam hati masih banyak pertanyaan bersarang di kepala. Apakah yang dilakukan sudah benar, menikah dengan Samudra? Karena sampai sekarang pria di depannya masih memiliki status bertunangan dengan wanita lain. Apa kata orang nanti. ''Hey ..

