Episode 22

1876 Kata

''Tant-te,'' ucap Samudra tergagap saat tau Eva ternyata yang mengetuk jendela mobilnya, bahkan ia nyaris terlonjak dari tempatnya. Saat sepasang mata sehitam jelaga itu menatapnya tajam, seperti nyaris keluar dari tempatnya. Pantes saja berani mengganggu kegiatannya coba saja bukan Eva sudah habis itu orang. Lagi nanggung juga, gak tau sikon banget sih. Sial! Samudra pun berusaha menormalkan suaranya. Rasanya seperti ada biji kedondong yang nyangkut di tenggorokan. Siapa yang menyangka akan bertemu Eva di rumah sakit, untung saja kaca mobilnya gelap jadi tidak ada yang tau aktivitas apa yang terjadi di dalam, tapi tetap saja Samudra tegang apa lagi ke gap tantenya sendiri yang sudah hapal dengan tabiatnya, semoga saja ia tidak berpikir buruk tentang Cristal. Samudra pun berusaha memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN