“Alam menginginkanmu untuk merayakan dan menghargai hidupmu tiap tahun. Karena itu ia memberimu hari ulang tahun.” —— Aliska berusaha memejamkan mata di hari ulang tahunnya namun terasa berat untuk bisa tidur kembali. Ketika hari ulang tahun ini serasa tak berarti gara-gara sang suami telah merusak mood di dini hari. Abiyasa yang berada di samping istrinya tampak gelisah dengan sikap Aliska yang tak mau menoleh ke arahnya. Tidur dengan menghadap ke arah tembok. Ingin mencairkan suasana yang sunyi senyap, Abiyasa mulai membuka obrolan. “Aliska Sayang, maafkan aku. Bisakah kita berbicara sekarang? Aku ingin menjelaskan semuanya padamu,” pinta Abiyasa yang berharap Aliska mau menoleh ke arahnya. Wanita berdarah timur tengah itu hanya membisu. “Ayolah, Sayang … kau harus bahagia di ha

