Bantuan Para Peri

1586 Kata

“Khhhkkk!!” Adhair membuka matanya dengan perlahan saat mendengar suara Yasika yang seperti tercekik sesuatu. Ketika kedua mata Adhair terbuka, ia melihat cahaya merah itu telah berhenti tepat beberapa langkah darinya, dan perlahan menghilang. Ia juga melihat jauh dari tempatnya, tubuh Yasika tengah melayang di liliti oleh akar-akar pohon yang berwarna coklat tua. Akar itu terlihat mencekik leher Yasika dengan sangat keras hingga perempuan itu terbatuk-batuk dan mencoba berontak melepaskannya. Adhair dapat melihat bahwa saat ini Yasika sudah sadar dari kuasa pendaran merah, itu semua terlihat dari matanya yang tidak lagi bercahaya. Melihat hal tersebut, Adhair panik dan segera berlari untuk memotong akar yang mencekik Yasika, mencoba menyelamatkan Yasika dari lilitan akan itu. Namun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN