Pendaran Merah

1791 Kata

Ketika Gaelan melewati Adhair ia tiba-tiba berkata, “Aku akan mencari beberapa tanaman dengan Yasika.” Ucapnya yang sukses membuat Adhair menatap pada keduanya dan menganggukkan kepala dengan curiga, namun ia terlihat tidak begitu peduli dan hanya kembali melakukan kegiatannya menajamkan pedang miliknya. Gaelan berjalan di depan Yasika tanpa menatap atau bahkan berbicara padanya, mereka berjalan cukup jauh dari tempat istirahat tadi. Tiba-tiba Yasika ingat bahwa bisa saja orang yang ada di hadapannya ini bukanlah Gaelan, dan seketika Yasika menghentikan langkahnya. “Gaelan!” panggilnya pada Gaelan, dan Gaelan berhenti beberapa langkah darinya. “Dimana…” Yasika terdiam ketika Gaelan mengeluarkan Crveni biser miliknya dan berkata, ‘Ini aku, Sika.’ Lalu ia bersandar pada sebuah pohon dan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN