Pagi telah datang dengan begitu cepat, Liam yang tertidur sedari tadi malam kini sudah terbangun dan melihat keempat orang yang lainnya tertidur dengan sangat lelap di sampingnya. Lelaki itu tersenyum ketika memandangi Yasika yang berada di sampingnya tengah menatapnya, “Pagi.” Sapa Liam, namun Yasika tidak menjawab sapaan itu dan memilih bangkit dari posisinya. Liam yang melihat hal itu pun segera mengikuti Yasika dan bertanya, “Kau baik-baik saja?” Tanya Liam. Yasika mengambil air minum dan memberikan air itu pada Liam. Membuat lelaki tersebut sedikit mengerenyit bingung, tetapi tetap menerima air minum tersebut. ‘Ada sesuatu yang aneh dari Yasika!’ Itulah yang ada di dalam benak Liam saat ini ketika ia menatap pada perempuan di hadapannya itu. “Apa ada sesuatu yang terjadi, Yas

