40. Past Part 4

2679 Kata

"Bibi, kapan kita bisa memulai makan malam kita? Aku sudah lapar Bibi......." "Tunggu sebentar ya Sayang...... Papa dan Pamanmu tengah membicarakan pekerjaan penting saat ini. Kita tunggu mereka sebentar lagi oke?" Ava keluar dari dapur saat Irina tengah membujuk buah hatinya untuk sabar. Ava menghela nafas panjang, dia menyimpan daging panggang buatannya di meja makan saat dia menghampiri buah hatinya yang masih memasang ekspresi tidak sabar di depan Irina. "Aryen anak yang sabar bukan? Makanlah beberapa permen sambil menunggu mereka turun, Mama mengijinkannya untuk kali ini saja." Mendengar kata permen, anak laki-laki berusia empat tahun itu langsung melonjak senang. Kakinya dengan sigap menuruni bangku, sementara mata bulatnya menatap Ava dengan penuh harapan kini. "Sungguh Ma? Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN