66. In Dominic's Eyes : Love

1221 Kata

"Bos, kita akan segara sampai di tujuan." Jantung Dominic berdebar kencang saat salah satu bawahannya memberitahu bahwa sebentar lagi mereka akhirnya sampai di tujuan mereka. Sekali lagi Dominic mencoba meredakan perasaan gugup yang menerjangnya. Pria itu menarik nafas panjang, saat mobil mereka mulai memasuki halaman rumah Alexa dengan mulus. Karena beberapa kesibukan, Dominic baru bisa mengunjungi Ava beberapa bulan setelah mereka bertukar surat. Di bulan-bulan ini, Ava seharusnya telah melahirkan anak pertamanya. Dominic tersenyum kecil saat dia memegang kotak yang berisi hadiah yang akan dia berikan pada bayi Ava. Dia harus bisa menahan emosinya. Kebahagiaan Ava, adalah kebahagiaannya juga di dunia ini. Aku sudah sampai, Kapten. Dengan nomor yang Ava berikan ketika dia menitipka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN