47

1928 Kata

Malam ini sesuai dengan janji mereka, kini mereka sudah berkumpul di Caffe Light. Kali ini Indi sudah ada disana sendiri. Ia masih menunggu teman-teman nya yang entah ada dimana sekarang. Mereka semua belum terlihat. Akhir nya Indi memilih untuk duduk disana sendirian menunggu mereka. Sementara itu Nathan masih mengerjakan tugas dengan kelompok nya. Ia selalu kesal kenapa jadwal mengerjakan tugas kelompok nya selalu bertubrukan dengan jadwal mereka nongkrong. Jika begini kan dia selalu akan terlambat untuk datang. Sebenarnya tak masalah jika ia terlambat untuk datang, yang jadi masalah adalah ia tidak bisa melihat bagaimana interaksi antara Indi dan Angkasa. Jadi nya ia akan selalu merasa was-was terus. "Nath, Lo lagi ga fokus atau gimana deh?" tanya Malvin, teman Nathan. "Hah? Gimana?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN