Indi sudah berangkat ke Caffe Angkasa, sementara Angkasa saat ini masih berada di perjalanan. Ia duduk di dalam mobil sembari melihat jalanan raya di depannya. Kali ini ia sedang memikirkan sesuatu. Entah ia merasa bahwa apa yang akan ia lakukan ini akan terasa sia-sia. Ia merasa seberusaha besar pun Angkasa meluluhkan Indi, hati Indi tidak akan pernah bisa ia raih. "Gua masih bingung Ndi, kira-kira apa yang harus gua lakuin? Apa yang harus gua pilih biar semuanya ga sia-sia? Tapi gua merasa Lo masih bisa gua raih Ndi, jadi gua harus gimana sekarang? Kenapa Lo sama sekali ga ngasih aba-aba atau keterangan tentang diri Lo Ndi? Kenapa Lo memutuskan buat diam aja sekarang? Gua butuh jawaban Ndi, sangat butuh jawaban." ujar Angkasa yang mana kali ini Angkasa masih tampak linglung di dalam mob

