Malam harinya, Riska sudah membereskan barang-barang yang sekiranya akan dia bawa pergi. Ya, pergi. Pergi dari sinu, lebih tepatnya meninggalkan Indonesia dan pergi keluar negeri. Tak hanya itu, dia menghentikan program koas nya dan memutuskan meninggalkan semua yang ada di Indonesia. Termasuk, cintanya. Tak ada alasan untuk menetap disini, dan jalan satu-satunya harus pergi jauh dan mencari kebahagiaan baru. Misalnya, menjalin hubungan lagi. Meskipun itu bisa dilakukan, mengingat mengingat masih dimiliki oleh Farhan. Yakin, mau ke luar negeri? tanya mamanya. Riska mengangguk singkat, wanita itu kini sudah resmi menjadi janda. Mantan istri dari dokter Farhan! “Niatnya berapa lama?” kini diminta mulai bertanya. Berat juga membiarkan anaknya berpergian jauh, sampai ke luar negeri. T

