Nadine berjalan di dalam mall. Dia sudah berjanji pada Khanita dan Kalya akan memberikan hadiah untuk mereka sebelum ia pergi. Dia juga tidak melupakan Kavian. Bayi yang semakin lama semakin dekat dengannya. Rasa ingin bertahan karena mereka cukup kuat, tapi rasa takut terasa lebih kuat. Dia tidak mau terus dihantu oleh tatapan-tatapan kebencian, walau ia tahu semua adalah kesalahannya, tapi tidak akan mudah membuat orang mengerti apa yang terjadi sebenarnya. Nadine masih berjalan masuk dari toko satu ke toko lain. Memilih hadiah untuk ketiga anak-anaknya. Dia sangat takjub dengan Falisha. Dia membiarkan kedua anaknya menganggapnya sebagai ibunya. Bahkan dengan santai Khanita memanggil,” mama.” Disetiap kali ia datang. Kavian pun selalu ingin berada di dekatnya setiap kali ia melihat Nad

