Chapter 40

1932 Kata

"Mami," "Saya." "Mami," "Saya." "Mami..." Reya tertawa gemas mendengar ocehan anaknya yang sudah menginjak umur satu tahun itu. "Saya anak cantik." "Mami!" Seru Fazra. "Saya anak ganteng." Reya mencubit gemas pipi Fazra membuat Fazra tertawa geli. "Assalamualaikum," Reya menoleh ke arah anak kecil yang baru masuk ke dalam rumah sambil menenteng tas nya. "Wa'alaikumsalam. Abang udah pulang?" Zio mengangguk, hal pertama yang ia lakukan saat tiba di rumah adalah memeluk dan mencium Reya. "Abang pulang sama Papi, kan? Papi dimana?" "Di luar." Balas Zio sambil memeluk kedua adiknya yang duduk bersebelahan. "Nia sama Fazra udah Mamam?" "Dah," jawab Nia diselingi anggukan. "Pinter." Zio mencium pipi Nia, begitu juga dengan pipi Fazra. "Abang kecil mamam terus." Zio tertawa mel

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN